Penyalahgunaan narkoba merupakan suatu proses kompleks yang saling berkaitan sehingga seseorang menggunakan narkoba
Faktor individu dan lingkungan hidup saling berkaitan erat berjalan berbarengan dengan mengikuti berjalannya waktu.
Faktor-faktor tersebut jika dirinci sebagai berikut:
1.Faktor Individu
Dalam kaiatan dengan penyalahgunaan narkoba faktor-faktor individu yang menyebabkan seseorang dapat dengan mudah terjerumus, anatar lain:
Adanya gangguan kepribadian
Faktor usia
Pandangan atau keyakinan yang keliru
Religiusitas yang rendah
2.Faktor Lingkungan
Lingkungan hidup mempunyai pengaruh besar terhadap anak remaja terhadap penyalahgunaan narkoba antara lain:
Faktor Keluarga
Lingkungan tempat tinggal
Keadaan sekolah
Pengaruh teman
Keadaan masyarakat pada umumnya
Beberapa gejala dini penyalahgunaan narkoba.
Gejala dini penyalahgunaan narkoba yang dapat dijadikan salah satu tolak ukur bagi kita atau orang tua antara lain:
1.Prestasi tiba-tiba menurun secara mencolok
2.Perubahan pada pola tidur
3.Anoreksia
4.Banyak menghindari pertemuan dengan anggota keluarga
5.Suka berbohong
6.Bersikap lebih kasar pada anggota keluarga dibanding sebelumnya
7.Pengeluran lebih besar dari sebelumnya
8.Sesekali dijumpai dalam keadaan mabuk, cadel, mata sayu. Berjalan sempoyongan atau sering menatap kosong.
Cara melakukan pencegahan terhadap penyalahgunaan narkoba
Pencegahan suatu cara efektif untuk menghambat pemakaian narkoba di Indonesia, harus dilakukan scara proaktif seperti memberikan pendidikan pada masyarakat, khusunya anak-anak, remaja dan orang tua mengenai bahaya narkoba, rehabilitasi pengguna narkoba.
Penanganan terhadap pra korban penyalahgunaan narkoba
Bagi pengguna narkoba perlu dilakukan penanganan yang serius dan tuntas semua pihak harus ikut merasa bertanggung jawab terhadap masalah rehabilitasi bagi pengguna narkoba ini, dokter, psikolog, ulama, keluarga, pemerintah dan seluruh masyarakat harus memiliki kepedulian dalam penanganan rehabilitasi korban narkoba
Perincian prosedur yang dapat dilakukan dalam penenganan penyelahgunaan narkoba ini sebagai berikut:
1.Detoksifikasi
2.Pengobatan medis untuk yang mengalami gangguan organobiologis
3.Habilitasi mental emosional
4.Rehabilitasi
5.Pengawasan
Cara kerja napza berlainan, masing-masing mempunyai sistim yang berbeda yaitu:
Cara kerja Narkotika yaitu di otak yang menyebabkan cara berfikir pendek tak berfikir panjang untuk masa depan, kehidupan tidak tentu arah dan tujuan, sistim-sistim yang ada di otak menjadi rusak, daya ingat menurun, pelupa (dimensia).
Cara kerja Alkohol yaitu di plasma darah sehingga dapat merusak berbagai jaringan tubuh misalnya hati, jantung, paru-paru dan ginjal.
Cara kerja Psikotropika yaitu di otak sehngga menimblkan susunan saraf pusat terpengaruh dan akibatnya menimbulkan perubahan pada mental dan prilaku
Cara kerja zat adiktif yaitu di otak sehingga menimbulkan rasa ketagihan dan akan merusak otak.
Cara kerja Inhalasi yaitu di otak
Cara kerja Kafein dan Nikotin yaitu berbagai organ sehingga dapat menimbulkan denyut nadi jantung meningkat, asam lambung.
Secara psikologis tidak ada (tidak bisa),
Harus diobati dengan cara:
Petokshifhasi
Pengobatan
Habilitasi
Rehabilitasi
Tidak berbahaya untuk waktu singkat dan dosis ringan, pola pemberiannya dengan benar dan ini bisa dihentikan dengan cara dosisnya diturunkan secara bertahap dan ini tidak akan menimbulkan sakau.
Mungkin bila ganja dikonsumsi sedikit akan menimbulkan adanya perasaan gembira yang berlebihan, perasaan santai dan percaya diri yang berlebihan pula, tetapi bila ganja dikonsumsi dalam jumlah banyak akan menimbulkan semangat bersaing hilang dan tidak memikirkan masa depan
Faktor individu dan lingkungan hidup saling berkaitan erat berjalan berbarengan dengan mengikuti berjalannya waktu.
Faktor-faktor tersebut jika dirinci sebagai berikut:
1.Faktor Individu
Dalam kaiatan dengan penyalahgunaan narkoba faktor-faktor individu yang menyebabkan seseorang dapat dengan mudah terjerumus, anatar lain:
Adanya gangguan kepribadian
Faktor usia
Pandangan atau keyakinan yang keliru
Religiusitas yang rendah
2.Faktor Lingkungan
Lingkungan hidup mempunyai pengaruh besar terhadap anak remaja terhadap penyalahgunaan narkoba antara lain:
Faktor Keluarga
Lingkungan tempat tinggal
Keadaan sekolah
Pengaruh teman
Keadaan masyarakat pada umumnya
Beberapa gejala dini penyalahgunaan narkoba.
Gejala dini penyalahgunaan narkoba yang dapat dijadikan salah satu tolak ukur bagi kita atau orang tua antara lain:
1.Prestasi tiba-tiba menurun secara mencolok
2.Perubahan pada pola tidur
3.Anoreksia
4.Banyak menghindari pertemuan dengan anggota keluarga
5.Suka berbohong
6.Bersikap lebih kasar pada anggota keluarga dibanding sebelumnya
7.Pengeluran lebih besar dari sebelumnya
8.Sesekali dijumpai dalam keadaan mabuk, cadel, mata sayu. Berjalan sempoyongan atau sering menatap kosong.
Cara melakukan pencegahan terhadap penyalahgunaan narkoba
Pencegahan suatu cara efektif untuk menghambat pemakaian narkoba di Indonesia, harus dilakukan scara proaktif seperti memberikan pendidikan pada masyarakat, khusunya anak-anak, remaja dan orang tua mengenai bahaya narkoba, rehabilitasi pengguna narkoba.
Penanganan terhadap pra korban penyalahgunaan narkoba
Bagi pengguna narkoba perlu dilakukan penanganan yang serius dan tuntas semua pihak harus ikut merasa bertanggung jawab terhadap masalah rehabilitasi bagi pengguna narkoba ini, dokter, psikolog, ulama, keluarga, pemerintah dan seluruh masyarakat harus memiliki kepedulian dalam penanganan rehabilitasi korban narkoba
Perincian prosedur yang dapat dilakukan dalam penenganan penyelahgunaan narkoba ini sebagai berikut:
1.Detoksifikasi
2.Pengobatan medis untuk yang mengalami gangguan organobiologis
3.Habilitasi mental emosional
4.Rehabilitasi
5.Pengawasan
Cara kerja napza berlainan, masing-masing mempunyai sistim yang berbeda yaitu:
Cara kerja Narkotika yaitu di otak yang menyebabkan cara berfikir pendek tak berfikir panjang untuk masa depan, kehidupan tidak tentu arah dan tujuan, sistim-sistim yang ada di otak menjadi rusak, daya ingat menurun, pelupa (dimensia).
Cara kerja Alkohol yaitu di plasma darah sehingga dapat merusak berbagai jaringan tubuh misalnya hati, jantung, paru-paru dan ginjal.
Cara kerja Psikotropika yaitu di otak sehngga menimblkan susunan saraf pusat terpengaruh dan akibatnya menimbulkan perubahan pada mental dan prilaku
Cara kerja zat adiktif yaitu di otak sehingga menimbulkan rasa ketagihan dan akan merusak otak.
Cara kerja Inhalasi yaitu di otak
Cara kerja Kafein dan Nikotin yaitu berbagai organ sehingga dapat menimbulkan denyut nadi jantung meningkat, asam lambung.
Secara psikologis tidak ada (tidak bisa),
Harus diobati dengan cara:
Petokshifhasi
Pengobatan
Habilitasi
Rehabilitasi
Tidak berbahaya untuk waktu singkat dan dosis ringan, pola pemberiannya dengan benar dan ini bisa dihentikan dengan cara dosisnya diturunkan secara bertahap dan ini tidak akan menimbulkan sakau.
Mungkin bila ganja dikonsumsi sedikit akan menimbulkan adanya perasaan gembira yang berlebihan, perasaan santai dan percaya diri yang berlebihan pula, tetapi bila ganja dikonsumsi dalam jumlah banyak akan menimbulkan semangat bersaing hilang dan tidak memikirkan masa depan

Tidak ada komentar:
Posting Komentar